Minggu, 02 Desember 2012

Cara membuat Brosur


Yosh, karena banyaknya pertanyaan buat Tugas TIK tentang Brosur. Jadi aku buatin tutorial sederhannya berdasarkan pertanyaan dari temen-temen.
Q: Kertasnya pake yang ukuran apa ya?
A: Bisa pakai ukuran A4 atau B5 tapi harus Landscape ya. Kalau nggak nemu kertas ukuran B5 di tukang fotocopian, pakai yang A4 aja.
Q: Cara bagi kertasnya gimana? Biar sama rata gitu.
A: Untuk kertas ukuran A4, sebaiknya dibagi 3 dan untuk kertas ukuran B5 cukup dibagi 2 aja. Caranya setelah dibikkin Landscape
Klik Klik + Drag di Ruler keangka 4. Sebelumnya dibagi dulu ya, karena disini ukurannya 11.7, dibulatkan jadi 12 dan dibagi 3. Lakukan hal yang sama
Garis yang selanjutnya. Jadilah kertas A4 terbagi 3.
Untuk B5 juga sama caranya.



Q: Oh begitu. Lalu bagaimana untuk desainnya? Kan disana ada 3 bagian?
A: Yang dipakai cukup 2 aja. Lihat dibidang nomor 1 dan 2. Untuk Cover bisa dibidang 2 dan untuk isi bagian belakang brosur bisa dibidang 1. Atau sebaliknya juga boleh.
Q:Lalu cara untuk memasukan gambar dan mengubah ukurannya?
A: Klik File-Open-lalu masukan gambarnya-Ok. Untuk mengubah ukurannya cukup klik Ctrl+T atau klik Edit-Free Trasnfrom.
Q: Kalau gambar yang kita mau kayak begini gimana? Kan Cuma mau ambil gambar tengahnya aja.
A: Gampang kok, caranya ada 2 pilih aja yang menurutmu gampang
  1. Klik kanan di Eraser Tool- lalu pilih Background Erase Tool-ukuran sebisa mungkin yang besar ya.
  2. Klik Kanan diErase Tool- lallu pilih Magic Erase Tool.
Nanti hasilnya Cuma gambar terompetnya aja. Kalau lebih suka pake Magic Wand Tool atau Selection Tool itu juga bisa kok.
Q: Nanti pengen sama nih backgroudnya, caranya gimana?
A: Kan tadi udah ada garis batasnya, jadi bikinnya sebatas itu aja. Kalau misalnya pake warna yang sama, mendingan di selection dulu pakai Rectangle Merquee Tool, yang gambarnya
Itu kotak kecil dengan garis putus-putus. Warnanya beda juga sama kok caranya.
Q: Gan, ane gak punya banyak brush buat desain nih. Bagi-bagi dong!
A: Download aja di http://www.brushesdownload.com/ mereka juga punya tutorial yang bagus disana. #promosi

 

Nah, buat desainnya bisa kalian buat sendiri kan? Ide dan konsep itu yang paling penting. Jangan lupain juga pendapat pembaca yang kira-kira bakal lihat brosur kita.
Usahakan tulisan di cover itu dibuat semenarikkkkk mungkin dan nggak belibet-libet! Penataan letak text dan gambar juga berpengaruh loh.
-Tips aja, kalau bisa jangan pakai warna yang terlalu nge-jreng atau mencolok gitu. Biar nanti warna tulisan sama background gak bikin pusing.

 

Selanjutnya silahkan mencoba sendiri ya. Kalau nggak ngerti bisa sms.
Ganbarro !!

Senin, 19 November 2012

Yes or no?

Haah…aku menghebuskan nafas panjang sambil merebahkan diriku dikasur. Mataku menatap langit-langit kosong dikamar. Hontou ni baka dana, atashiwa….

Baru saja aku mendapat bagus kalau aku sudah diterima di salah satu universitas swasta, tapi sekarang aku harus melupakannya. Alasannya? Tentu saja karena orang tua tidak setuju,kan?

Padahal waktu daftar mereka antusias menyuruhku mencoba. Pada hari pengumuman saat aku memberitahu mereka kalau aku diterima, mereka dengan senangnya berkata, "Kamu sekolah disana saja!", tapi keesokannya mereka terlihat tidak berminat dengan pilihanku dan mulai membicarakan universitas itu dengan nada tidak setuju, lalu setelah itu dengan tegas mereka mengatakan tidak setuju.

Aneh bukan? Bukankah mereka sendiri yang menyuruhku untuk mencoba? Bukannya nanti aku yang akan menjalaninya? Tapi yang namanya orang tua gak bisa dibantah bukan? Jadi dengan pasrah aku hanya mengikuti permainan mereka saat ini.

Beberapa temanku bilang kalau itu kesempatan emas yang aku lepaskan dan yang kupilih itu hanyalah pilihan yang bodoh. Memang benar, tapi siapa yang mau jadi malin kundang jaman sekarang? Membantah orangtua dan tetap bersikeras itu bukan hal baik,bukan?

Seenggaknya tolong hargai apa pilihanku dan cukup katakana Ya atau Tidak sebelum aku bena-benar mencobanya.

Jumat, 19 Oktober 2012

It's my fault :(

Today is not my lucky day....

Hasil ulangan baru dibagiin tadi. Dan hasilnya tidak sebagus yang kukira. Bu Ina sampai heran melihat nilai anak-anaknya yang rata-rata jeblok di kimia. Aku pun juga heran, kenapa nilainya bisa jelek padahal udah ngerti materinya? Jawabannya ternyata sangat mudah, KURANG TELITI.

Yup, kurang teliti.

1 angka yang beda akan jadi kesalahan yang benar-benar fatal.

Ok mungkin aku emang kurang teliti dan "mungkin" agak sedikit meremehkannya karena udah paham betul materinya. Jadi bagaimanapun hasilnya mau gak mau harus diterima. Yang selanjutnya harus lebih teliti dan lebih banyakin latihan soal. Tidak...kurasa tidak ada kata selanjutnya. Tapi mulai sekarang.

Agak telat sih sadarnya, tapi kata Bu Ina gak apa-apa.

Jadi ngerasa gak enak juga sama Ulfah yang udah mau ngajarin aku sebelum UTS. :(

Tapi bukan cuma aku aja yang begitu. Dikelasku pun juga ada yang sama denganku. Mereka nangis pas Bu Ina pergi dan kelihatannya mereka sangat menyesal. Tapi aku nggak, aku malah ngejar Bu Ina lalu ngakuin semua kesalahanku dan juga alasan kenapa bisa begitu. Memang sih mau nangis pas lagi ngakuin semua itu. Rasa malu, kesal, dan juga iri bercampur jadi satu. Bu Ina bilang, "Bagus kalau kamu sudah sadar. Yang selanjutnya kamu harus lebiih berusaha lagi. Sebenernya kamu itu bisa mengerjakannya, ibu lihat sendiri. Soalnya cuma kamu aja yang gak nengok kanan-kiri kayak yang lain."

Nilai Fisika juga sama. Tapi rata-rata hampir sekelas yang dibawah kkm, kecuali Ulfah tentunya. Dan kesalahanku sama, KURANG TELITI.

Ketelitian itu emang penting banget, tapi susah melakukannya.

Padahal ketelitian juga salah satu kualifikasi yang penting buat jadi desainer.

Mungkin aku emang bagus di pelajaran yang lain, tapi kenapa yang hitung-hitungan suka nggak bisa ya? Jawabannya juga sama kurang teliti dan KURANG LATIHAN.

Dibandingkan dengan hitung-hitungan yang cukup belibet, aku lebih suka baca. Soalnya apa yang aku baca pasti langsung aku inget.

Hum...cukup deh galaunya...

Rabu, 17 Oktober 2012

UEREKAA!!

AAAAAAAAAAAAA~!!!!!

Pengen banget teriak sekenceng-kencengnya sekarang!
Tapi gak mungkin, bisa disangka kerasukan kalo malem-malem gini teriak gak jelas. -__-"

-human is complicated creatures-

Minggu-minggu nan menegangkan baru aja selesai kemaren. Dimana sekolah lain sudah pada selesai pas hari Sabtu, Smavo masih aja mengalaminya sampai kemaren. Dan seharusnya kemaren, aku udah bisa teriak sekenceng-kencengnya pas nonton Sadako 3D. Tapi entah karena emang kitanya (Ulfah dan aku) takut nonton atau nasib lagi buruk, filmnya udah gak ada di bioskop.

OK FINE!

Sebagai gantinya, aku beli beberapa DVD Jepang genre Detektif di Cibinong Square kemaren. Kenapa Deetektif? Soalnya ada pembunuhannya~ khu khu khu *devil's smile

Nah, sekarang kita mau ngapain?

Oh, ngomongin PTN aja kali ya? Pas tuh kan udah kelas 12 sekarang.

PTN tujuanku adalah ITS / UNS dan PTSnya adalah STISI Telkom. Ngomongin Telkom, sekarang dia lagi buka pendaftaran sampai besok terakhir. Dan aku udah daftar kesana, tentu aja pilihan utamanya DKV. Syaratnya mudah, cuma kasih fotocopi raport dari semester 1-4 min 70 dan uang 200rb buat pinnya. Selanjutnya tinggal duduk manis dan menunggu tanggal 31 Oktober hari pengumuman keterima atau nggaknya. Biar dibilang PTS tapi menurutku bagus juga, soalnya fasilitas disana udah lengkaaapp banget. Dan bagus-bagus banget karya-karyanya, belum lagi gedungnya yang baru. Keren banget!

Tapi yang namanya anak SMA pasti pilihannya bakal ke PTN yang eksis kan? Kayak UI, UGM,ITB,dll. Dan entah kenapa yang biasanya menjadi pilihan pertama adalah UI dan ITB. Maklum aja, kedua universitas itu udah masuk peringkat 10 Universitas terbaik di Indonesia. Tapi sayangnya, banyak yang nggak tau kalau ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) di Surabaya juga masuk salah satu 10 Universitas terbaik di Indonesia. Dan karena itu, jarang banget anak-anak SMA diwilayah I dan II memilih universitas itu. Kebanyakan pasti milihnya UI, UGM, ITB,IPB,Undip,dll yang emang lokasinya di wilayah I dan II. Dan yang dari wilayah III juga gak mau kalah, sebagian dari mereka nyoba ke wilayah I dan II lalu sisanya ke III. Surabaya dan Jawa Timur masuk wilayah III, jadi cukup jarang yang memilih kesana kalau dari wilayah I dan II.

Di ITS, jurusan yang paling eksis sekarang adalah IT. Makanya gak heran kalau tahun ini peminatnya sampai 2000 orang dan mereka hanya menerima sekitar 200-300 saja diantara mereka. Pilihanku jatuh pada jurusan Despro (Desain Produk Industri) sebagai pilihan pertama dan kedua....entahlah apa. Belum kepikiran sama sekali. -__-"

Yang namanya anak IPA pasti kebanyakan pada ambil di bidang Teknik, IT,Kedokteran,dan MIPA. Tapi banyak juga dari yang IPA ngambil lahan anak IPS kayak bidang Ekonomi, Akuntasi,Psikologi yang notabenenya hak milik IPS. Jujur aja, walaupun aku anak IPA tapi gak pernah kepikiran buat ambil jurusan anak IPS. Habisnya capek kan? Udah belajar Fisika, Kimia,Matematika,Biologi sampai ulangan berkali-kali (baca :remed), belajar eksak sampe malem, sampe menghalalkan segala cara buat dapet nilai eksak yang bagus di raport tapi pada akhirnya ambil jurusan Ekonomi, Akuntansi, Hukum, dan beberapa jurusan punya anak IPS.

Ini hak milik anak IPA!!

Memang iya sih, anak IPA boleh ambil jurusan apapun baik itu dibidang IPA atau IPS. Tapi kenapa anak IPS gak boleh ambil jurusan di anak IPA?

Stop disini, aku gak mau nyari ribut antara anak IPA dan IPS disini.

Kembali ke topik. Jurusan utama yang bakal aku ambil Despro, tahun ini mendapat peringkat peminat paling sedikit. Bayangkan saja, mereka membuka peluang sampai 300 siswa jalur undangan tapi peminatnya 0. Indeks persaingannya juga 0,0. Entah karena emang Despro itu masih baruuuu banget atau memang anak-anak IPA yang ada disana gak tertarik sama jurusan itu? Despro di ITS memang dikhusukan untuk akan IPA, sama kata di ITB yang bagian Desainnya dikhususkan untuk anak IPS.

Ya...mungkin karena mereka "sedikit" menganggap remeh jurusan itu kali ya. Dan aku sempet mikir, apa mungkin jurusan Despro dijadikan cadangan dari cadangan buat anak-anak yang gak keterima di Teknik ya?  Kalau sampai begitu, bisa gawat. -__-"

Soalnya saingan kita asalnya dari anak-anak otak Teknik. Tapi kalau Despro dijadikan pilihan pertama, secara otomatis kita bisa masuk kesana dengan mudah.

Sebelumnya akan ku beri sedikit peringatan.

-Desain bukan berati cukup menggambar di kertas dan asal-asalan. Kalau kalian gak bisa menggambar, lebih baik tidak masuk kesana. Memang sih, nanti bakal di ajarin sama dosennya, itu pun kalau kalian dapet dosen yang emang mau ngajarin. Bakal lebih baik kalau mulai dari sekarang kita udah bisa menggambar sedikit-sedikit. Ini bukan lagi cuma menggambar 2 gunung dengan matahari di tengah dan sekumpulan sawah di bawahnya lagi. Tapi menggambar 3 dimensi dan juga memainkan imajinasi yang cukup disana.

Desain= menggambarkan suatu objek dengan pemikiran yang sangat sederhana. -

Kenapa aku nulis begini?
Jujur aja, tadi agak sedikit sakit hati waktu denger salah satu temenku bilang gini, "Iya, makanya gue mau masuk desain interior. Kan enak tuh, bisa dapet duit banyak cuman dari gambar aja. Emang gue gak bisa gambar tapi kan nanti juga diajarin disana."

Sumpah, kata-kata itu dalem banget!!
Buatku yang emang udah niat masuk ke desain dari awal dan berusaha belajar secara otodidak, kata-kata itu udah cukup membuatku kesal. Tapi aku cuma bisa diem aja. Gak ada yang bisa aku lakuin dan aku katakan. Diam itu lebih baik dari pada marah-marah. Lagipula, desain interior, arsitekur,desain produk, dkv semuanya bisa jadi sumber pemasukan ASALKAN LAYAK DIJUAL.

Huft...jadi emosi kan. -__-"

Ya, kayaknya segini dulu deh postingan habis hiatus. Gak mau banyak-banyak dulu, nanti kebawa emosi + jadi bete nanti.

Ja nee~~


Minggu, 16 September 2012

Something missing? _(._.)_

err...gimana mulainya ya...
yah pertama-tama Hallo dan... apa lagi?

Berhubung sekarang lagi minggu-minggu berbahaya (minggu UH), jadi mungkin sekarang gak bisa posting banyak.

Dan sekarang gue lagi belajar mati-matian buat masuk ITS dan STISI TELKOM

wish me luck!!

Minggu, 10 Juni 2012

[Download] Arashi - Your Eyes (PV+Mp3)

I knew you looking for this! Enjoy!!

Arashi- Your Eyes
[PV] full credit for BnF
[Mp3] full credit for me (Hikage08)

RULES

1. Don't share the link without permission.
2. Give me an credit and link if you share it to any web hosting!
3. I am not accept any request for another song and PV expect J-Pop only.

Kamis, 07 Juni 2012

Pen Tablet kalah sama Mouse *part2

Hai hai hai~
posting lagi nih ditengah-tengah UKK. 

Well.. postingan ini lanjutan dari postingan gue yang sebelumnya. Buat yang udah baca psotingan sebelumnya lanjut baca gih, kalo lupa baca lagi dari awal yak.

Gara-gara lomba desain poster itu, gue disuruh sama Pak Hamzah dan Pak Budi buat ikutan pelatihan di Kampak selama 10 hari sebelom lomba. Awalnya gue itu gak mau banget, soalnya inget sama ulangan harian yang bakalan numpuk kalo gue gak ikutan. Tapi akhirnya dipaksa juga gue. -_-

Selama 10 hari pelatihan di Kampak, gue resmi menjadi anak Kampak dan bukan anak Smavo. Di kampak gue latihan sama Riska dan Kak Angga yang juga ikutan lomba desain tapi tingkat Nasional (keren yaa~~~ ). Riska ikutan lomba desain produk industri dan Kak Angga ikutan lomba animasi. Sumpah, karya mereka itu kereeennn bangeett!! Gak salah lagi kalo mereka emang cocok jadi juara 1. Dan gue ngerasa sebagai amatiran nyasar yang sekedar ikut-ikutan aja. -_-

Akhirnya tanggal 28 Mei kemaren gue go to Bandung. Dan gue cuma sendirian aja, gak ada guru pendamping yang ngikut kesana. (sedih) maklum aja soalnya perwakilan dari smavo cuman gue aja. ya seenggaknya dapet uang jajan lah~

Gue kumpul di dinas pendidikan pake baju batik yang emang udah dikasi jauh-jauh hari sebelumnya. Disana gue kenalan sama anak SMA Sukajaya (kayaknya namanya salah deh) namanya Tini, dia yang menang lomba MTQ putri, Salma dari SMA apa gitu yang menang lomba cipta puisi, Asa dari SMA 1 Cibinong yang menang lomba nyanyi solo putra, Ahmad Nizam dari SMA di Parung yang menang lomba desain poster putra dan anak-anak dari teater GADING.

Padahal kita baru aja kenal, tapi kita udah akrab dan bisa seru-seruan bareng. Di bis kita masih diem-dieman dan gue juga tidur (lagi)dibis. Sesampainya di Cianjur (katanya Bandung) kita ke Hotel Green Hill. Ok gue bingung disini. Biarpun namanya hotel tapi lebih mirip sama sekumpulan villa yang berderet-deret kayak perumahan. Tapi kenapa namanya Hotel? Ya...sudahlah lupakan.

Hari pertama kita disana cuma buat teknikal meeting dan pengambilan nomor peserta aja. Hari kedua lomba. Dan pas lomba gue dan Nizam gak sarapan?!! Ini gara-gara sarapannya telat dan kita udah dituntut buat dateng ketempat lomba 30 menit sebelumnya kalo gak mau didiskualifikasi sedangkan waktu itu lombanya jam 06.30 dan gue masih di villa jam 06.15. Akhirnya gue ke tempatnya Nizam divilla belakang villa putri dan kita langsung ke tempat lomba walaupun sempet nyasar. Lomba dimulai. Dan ada kasus yang sama yng terjadi kayak pas lomba dikabupaten. Ada yang pake pen tablet dan ada 2 orang -__-

Gue pesimis? pasti.

Yang diduduk disamping gue namanya Renita dari Kabupaten Sukabumi dan dia juga otaku. Pas baru kenal gue udah ngerasa kayaknya dia yang menang. Gak tau kenapa gue suka dapet bisikan aneh soal ini, pasti bakal tau duluan siapa yang menang dan kalah. Dan gue ngerasa kalo Renita yang menang tapi gak tau juara keberapa.

Abis lomba, gue sama Nizam ngeliat lomba-lomba yang lain. Kita berdua makan dulu dibayarin sama dinas terus keliling-keliling tempat lomba sambil ujan-ujanan. (udah kayak nge-date) Kita pengen liat Asa dan Icha nyanyi tapi udah selesai duluan, mau liat yang baca puisi juga udahan, akhirnya kita mentok deh nonton yang lagi drama. Jujur aja, gue ini bukan pecinta drama dan gak gitu tau drama, tapi kebanyakan dari drama yang ditampilin dari tiap kota dan kapubaten itu tergolong kata "Kaku". Kenapa kaku? Soalnya drama-drama mereka itu terlalu terpaku sama "Sejarah". Kayak drama yang tentang Bandung Lautan Api, mereka komplit kasih tau tanggal kejadian dan kronologisnya, terus tentang wanita yang disakiti oleh penguasa,dan lain-lain. Respon dari juri juga datar-datar aja.

Pasa dari kabupaten Bogor tampil, kita dapet sambutan yang bagus banget dari juri dan penonton. Drama dari kelompok Gading ini namanya Boneka, yang menceritakan tentang boneka badut (Pertiwi) yang dijadikan wayang dan ngomong pidato. Drama ini gak kaku, lebih terkesan santai, realistis, dan gampang dimengerti. 

Besoknya diumumin yang menangnya. Kita naruh harapan besar banget ke Gading tapi ternyata kalah. Dari kabupaten bogor kalah semua dan gak ada yang menang. Dari pihak poster sendiri yang menang namanya Silmi dari kota Depok dan Renita juga menang tapi juara 3. terus cowok yang entah kenapa kayak gue pernah kenal dari kota sukabumi juga menang tapi juara 3.Uniknya yang menang ini bukan yang pake pen tablet loh~~~

 Pemenang dari setiap lomba (juara 1 aja) bakal dilatih lagi buat beberapa minggu kedepan untuk lomba tingkat Nasional di Lombok. dan gue bersyukur banget kalo gue kalah. Soalnya kalo gue menang, otomatis gue bakal jadi siwa SMK lagi dan gak bisa ikutan UKK dan UH dan juga gak bisa naek kelas. Huft...syukurlah. Sekarang tinggal Silmi yang harus berjuang gantiin gue. Selamat berjuang ya semuanya! Dan buat yang kalah, ini bukan bearti kita kalah tapi belom menang. Tahun depan kita pasti menang!

-FLS2N Kab Bogor-